Connect with us

3 Orang Tewas, Ini 6 Fakta Bentrok di Mesuji

Sumatera

3 Orang Tewas, Ini 6 Fakta Bentrok di Mesuji

Sijorimandiri.com, Jakarta – Percekcokan antarwarga terjadi di Register 45 Mekarjaya, Mesuji, Lampung hingga menewaskan 3 orang. Nah, seperti apa fakta-faktanya? Yuk simak.

Percekcokan terjadi pada pukul 14.00 WIB di Kecamatan Mesuji hingga akhirnya memakan korban jiwa.

Nah, berikut fakta-fakta yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber:

1. Penyebab

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, lahan yang dikelola sekelompok warga di Mesuji, Lampung, yang menjadi akar bentrokan warga, merupakan bagian dari hutan lindung. Polri mengatakan lahan di hutan lindung semestinya tak boleh diberdayakan warga.

“Benturan kelompok masyarakat karena melakukan sebuah upaya untuk mengelola tanah yang sebenarnya berada di hutan lindung, dan itu tidak boleh,” kata Asep.

2. Menewaskan 3 Orang

Akibat bentrokan yang dikenal sebagai Mesuji berdarah, 3 orang warga meninggal dunia. Dua korban di antaranya merupakan warga Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Sedangkan satu orang mengalami kritis dan 10 orang mengalami luka-luka.

3. Sudah Kondusif

Saat ini kondisi telah dipastikan kondusif dan tidak ada bentrok susulan. Hanya saja, polisi menyiagakan sebanyak 500 personel TNI-Polri untuk keamanan pasca bentrokan.

4. Polisi Beri Imbauan Saling Tahan Diri

Untuk mencegah terjadinya bentrokan Mesuji, selain mengamankan polisi juga mengimbau kedua kelompok saling menahan diri. Harapannya agar tidak menambah korban jiwa.

“Kapolres saat ini sudah melokalisir di tempat kejadian perkara, kemudian juga mengarahkan dari kedua kelompok itu, memberikan imbauan agar menahan dan tidak melakukan aksi balas dendam,” ungkap Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

5. Daerah Rawan Konflik

Kecamatan Mesuji di Lampung ini dikenal kerap berkonflik. Hal itu dituangkan dalam tulisan berjudul ‘Konflik dan Rekonsiliasi Etnik di Mesuji’ karya Bodro Sigit Rahwono.

Dalam tulisan dijelaskan, konflik di Mesuji yang biasa terjadi mulai dari agraria (lahan), ekonomi, budaya, maupun tindak kriminal biasa. Hanya saja, konflik sering meluas dan menjadi konflik kekerasan komunal yang membawa isu etnik. (sm/detik)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Sumatera

To Top