Connect with us

Terungkap! Ini Pemilik Harley dan Brompton Ilegal di Pesawat Garuda

Nasional

Terungkap! Ini Pemilik Harley dan Brompton Ilegal di Pesawat Garuda

sijorimandiri.com, Jakarta – Pesawat baru milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), Airbus A330-900 mengangkut spare part motor gede (moge) Harley Davidson langka keluaran 1970-an, dan sepeda Brompton dari Prancis ke Indonesia. Dua barang tersebut diduga ilegal.

Lantas, siapa pemilik Harley Davidson dan sepeda Brompton tersebut?

Melalui informasi yang diterima detikcom dari Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Deni Surjantoro, barang-barang yang diangkut pesawat Garuda tersebut dimiliki oleh penumpang berinisial SAW dan LS.

“Di situ disebutkan atas nama inisial SAW dan LS. Seperti yang masih ada di claim tag tersebut, nama SAW, dan LS. SAW dan LS merupakan salah satu penumpang di pesawat tersebut,” kata Deni kepada detikcom, Kamis (5/12/2019).

Ia menegaskan, inisial tersebut memang merujuk pada orang-orang yang terdaftar dalam daftar penumpang pesawat (manifest).

“Saya cuma bisa menyebutkan bahwa dua orang itu memang termasuk dalam penumpang pesawat tersebut. Saya cuma bisa menyampaikan inisial,” tegas Deni.

Berdasarkan daftar penumpang yang beredar, ada dua orang yang berinisial SAW dan LS. Dua orang tersebut adalah Satyo Adi Swandhono Senior Manager Air Craft Garuda, dan Lokadita Sedimesa Brahmana.

Meski begitu, Deni enggan memberikan informasi detail dari inisial pemilik Harley dan Brompton ilegal tersebut. Ia meminta seluruh pihak menunggu hasil penyelidikan Bea dan Cukai.

“Kalau itu nanti tunggu hasil penyelidikan teman-teman. Kita juga masih menunggu. Pasti nanti akan kita sampaikan pada teman-teman,” tutup Deni.

Dalam daftar memuat sejumlah nama, termasuk direksi Garuda. Berikut daftarnya:

  1. I Gusti Ngurah Askhara (Direktur Utama Garuda)
  2. I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi
  3. Iwan Joeniarto (Direktur Teknik dan Layanan Garuda)
  4. Etty Rasfigar
  5. Ratih Agustanti
  6. Mohammad Iqbal (Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha)
  7. Retno Bayusari Sukradewi
  8. Heri Akhyar (Direktur Capital Human)
  9.  Widyasih Tumono
  10. Diah Seruni Rizqiana Wulansari
  11. Lokadita Sedimesa Brahmana
  12. Simon Theo Pimpin Nainggolan
  13. Satyo Adi Swandhono
  14. Nova Wijayanti Ponardi
  15. Muhammad Fuad Rasyidi
  16. Sugiono
  17. Martha Emyua Taurisia
  18. Judis Priastono Utama
  19. Joe Surya
  20. Alberto Blanco Lopez
  21. Laurent Jean Yves Godin. (mb/detik)
Continue Reading

More in Nasional

To Top