Connect with us

Jualan Sepi Akibat Covid-19, Getuk Minta Pemko Tanjungpinang Tegas Soal Biaya Sewa Lapak

KEPRI

Jualan Sepi Akibat Covid-19, Getuk Minta Pemko Tanjungpinang Tegas Soal Biaya Sewa Lapak

Tanjungpinang – Mewabahnya Virus Covid 19, membuat Perekonomian menurun drastis. Dampak tersebut dirasakan langsung oleh Para Pedagang yang menyewa lapak milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang.

Bagaimana tidak, di tengah jualan yang merosot, BUMD Tanjungpinang masih memungut Biaya retribusi sewa lapak Pasar, Anjung Cahaya, Melayu Squer, dan Akau Potong Lembu kepada para pedagang.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM Gerakan Tuntas Korupsi (Getuk) Provinsi Kepri, Jusri Sabri meminta Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai pemegang saham utama harus mengambil kebijakan untuk membantu Pedagang di tengah wabah Covid 19.

“Kita sekarang merasakan pembeli berkurang, kalau tidak ada Kebijakan Pemerintah kemana mereka (Pedagang, red) harus mengadu,” tegas Jusri, Jumat (3/4) malam.

Menurutnya sekarang semua sektor usaha mengalami penurunan. Untuk itu, Jusri meminta agar Pemko Tanjungpinang mengambil kebijakan khusus untuk membantu sektor UMKM tersebut.

“Taroklah tidak gratis, minimal setengah dari biaya sewanya lah yang harus dibayarkan,” ungkapnya.

Jusri menegaskan saat ini, diperlukan ketegasan dari Pemerintah Tanjungpinang. Karena hal tersebutlah yang diperlukan oleh para pedagang.

(budi mb)

Continue Reading

More in KEPRI

To Top